Gaya Hidup

Tingkatkan Kinerja dan Kedisiplinan Karyawan, PAM Bandarmasih Terapkan Aplikasi Sistem Izin Keluar Pada Jam Kerja

Published

on

HABARPAM.COM, BANJARMASIN – Guna meningkatkan kedisiplinan karyawan, PAM Bandarmasih berlakukan sistem izin dengan menggunakan aplikasi. Aplikasi tersebut adalah aplikasi Sistem Izin Keluar PAM Bandarmasih, yang sudah mulai dijalankan sejak tanggal 6 Mei 2026, bagi seluruh karyawan.

Plt Supervisor Hukum dan Keamanan, Linda Rezky Fitriani menjelaskan, kalau aplikasi tersebut merupakan program dari Departemen SDM PAM Bandarmasih. Dimana, tujuan penggunaan aplikasi tersebut bukan untuk mempersulit pegawai, tetapi untuk menciptakan sistem administrasi yang lebih tertib, aman, cepat, dan transparan untuk meningkatkan kedisiplinan dan efektifitas kerja serta memuat akurasi data pergerakan pegawai selama jam kerja.

“Sehingga selama jam kerja diharapkan karyawan dapat berada di lingkungan kerjanya masing-masing, terkecuali jam istirahat,” jelas Linda.

“Sebelumnya manajemen juga sudah menerapkan sistem izin keluar ini sejak sebulan yang lalu, hanya saja itu menggunakan pencatatan manual dan google form dan sekarang kita tingkatkan lagi dengan menggunakan aplikasi digital agar lebih efektif dan lebih terdata secara real time,” sambungnya.

Lebih lanjut, papar Linda, jika misalkan karyawan ingin keluar saat jam kerja, karena ada kepentingan yang sifatnya mendadak dapat izin melalui aplikasi tersebut.

“Jadi melalui aplikasi tersebut, karyawan akan menginput alasan keluar, dan harus mendapat persetujuan atasan dari karyawan tersebut, dan apabila disetujui nanti akan mendapatkan barcode yang nantinya akan dipindai oleh Satpam saat karyawan tersebut keluar dan juga kembali,” papar Linda.

“Jadi dalam aplikasi tersebut ada datanya, tujuannya mau kemana, jam berapa keluarnya, dan estimasi jam berapa kembali ke kantornya lagi sehingga dengan data tersebut disisi perusahaan dapat digunakan menjadi bahan evaluasi manajemen dalam melihat pola aktivitas kerja sedangkan disisi karyawan menjadi lebih tertib sehingga budaya kerja yang professional terbentuk.” lanjutnya.

Pasalnya, sekarang Perusahaan juga telah memberikan penyesuaian waktu masuk kerja menjadi pukul 08.00 Wita, dari sebelumnya pukul 07.30 Wita, agar karyawan memiliki waktu persiapan yang lebih baik sebelum memulai aktivitas kerja.

“Seiring dengan penyesuaian waktu masuk kerja tersebut itu, tentunya pihak manajeman juga berharap kedisiplinan, tanggung jawab dan peningkatan kualitas kerja karyawan juga meningkat. Dalam proses penerapan aplikasi tersebut, jelas Linda tim satuan pengamanan sifatnya membantu memastikan prosedur berjalan sesuai aturan perusahaan dan memberikan edukasi kepada pegawai agar implementasi program berjalan tertib dan lancar.

“Jadi fungsi kami bukan semata-mata pengawasan, tetapi juga pelayanan dan memastikan sistem berjalan dengan baik” sambungnya.

“Pihak keamanan pada dasarnya membantu memastikan seluruh prosedur izin keluar dapat berjalan sesuai ketentuan perusahaan. Apabila terdapat karyawan yang keluar tanpa melalui prosedur yang berlaku, hal tersebut akan dicatat dan selanjutnya disampaikan kepada pihak SDM untuk tindak lanjut sesuai kebijakan perusahaan,” jelas Linda. Ia berharap, dengan diterapkan sistem aplikasi ini dapat meningkatkan efektifitas, produktifitas, efisiensi waktu, dan efisiensi tenaga seluruh karyawan menjadi lebih baik lagi.

“Secara pribadi menurut saya kalau kinerja karyawan semakin disiplin dan efektif selama masa jam kerja, pekerjaan dapat diselesaikan optimal untuk mendukung pencapaian target perusahaan, dengan begitu, kebutuhan lembur yang tidak diperlukan juga bisa diminimalkan dan tentunya itu memberikan dampak positif bagi perusahaan dari sisi efisiensi tenaga dan energi operasional. Selain itu, untuk menjaga citra baik perusahaan agar para karyawan tidak dilihat orang berada diluar saat jam kerja ” harapnya.

Dari sisi pribadi, tentu hal ini juga menjadi hal yang positif bagi karyawan, karena mereka dapat memiliki waktu istirahat yang lebih baik apabila ingin melakukan aktifitas yang lain seperti berolahraga sore, memiliki waktu istirahat, dan lebih banyak waktu berkumpul bersama keluarga, dalam rangka “work life balance”, jadi manfaatnya tidak hanya dirasakan perusahaan, tetapi juga kembali kepada kualitas hidup karyawan itu sendiri,” pungkasnya.

Populer

Exit mobile version