Connect with us

Layanan

Kadar Garam Intake Sungai Bilu 3.700 PPM, Dirut PAM Bandarmasih Pastikan Kondisi Air Baku Terus Dipantau

Published

on

HABARPAM. COM,
BANJARMASIN – Kondisi air baku di Intake Sungai Bilu masih menjadi perhatian serius PAM Bandarmasih. Hingga Sabtu (29/8/2026) pukul 12.00 WITA, kadar garam tercatat mencapai 3.700 mg/L (PPM), jauh di atas batas aman 300 mg/L.

Meski mengalami penurunan dari angka 4.519 PPM pada pukul 10.00 WITA, kondisi tersebut belum memungkinkan untuk dianggap normal. PAM Bandarmasih terus melakukan pemantauan sebagai dasar menentukan langkah operasional demi menjaga kualitas air yang diterima pelanggan.

Direktur Utama PAM Bandarmasih Zulbadi menegaskan, kondisi air baku di Sungai Bilu harus dipantau secara ketat. Setiap perubahan kadar garam, ketinggian muka air hingga debit air menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan pengoperasian intake.

“Kita terus pantau kondisi air baku. Kadar garam, level sungai dan debit air menjadi indikator penting untuk menentukan langkah operasional, sehingga kualitas pelayanan kepada pelanggan tetap menjadi perhatian utama,” tegas Zulbadi.

Selain kadar garam yang masih tinggi, kondisi debit air baku juga mengalami penurunan signifikan. Level Sungai Bilu tercatat 278 sentimeter, sedangkan debit air baku turun menjadi 0 m³/jam sejak pukul 09.00 WITA.

Situasi ini menjadi tantangan tersendiri bagi PAM Bandarmasih dalam menjaga keberlangsungan pelayanan air bersih kepada masyarakat. Karena itu, pemantauan dilakukan secara berkala agar setiap perubahan kondisi dapat segera direspons melalui langkah operasional yang tepat.

Zulbadi memastikan PAM Bandarmasih tidak hanya melihat kondisi air baku dari satu parameter. Kadar garam, level sungai dan debit air terus menjadi perhatian secara bersamaan untuk menentukan keputusan operasional Intake Sungai Bilu.

“Yang paling utama adalah bagaimana kualitas air yang diterima pelanggan tetap terjaga. Karena itu, setiap perkembangan di lapangan terus kami evaluasi,” ujarnya.

PAM Bandarmasih juga mengimbau pelanggan untuk memahami kondisi air baku yang saat ini dipengaruhi tingginya kadar garam dan rendahnya debit Sungai Bilu. Perusahaan memastikan perkembangan kondisi tersebut terus dipantau dan akan menjadi dasar dalam menentukan kebijakan pelayanan berikutnya.

PAM Bandarmasih menyampaikan terima kasih kepada seluruh pelanggan atas pengertian, kesabaran dan dukungan selama menghadapi kondisi air baku yang belum stabil.