Connect with us

Layanan

66,7 PERSEN WARGA PILIH AIR BERSIH NONKONSUMSI UNTUK MCK

Published

on

HABARPAM.COM,
BANJARMASIN – Sebanyak 24 dari 36 warga yang mengikuti audiensi penanganan krisis air di Kecamatan Banjarmasin Utara memilih agar air tetap dialirkan sebagai air bersih nonkonsumsi, khusus untuk kebutuhan mandi, cuci dan kakus (MCK).

Plt Sekretariat Camat Banjarmasin Utara mengatakan audiensi tersebut merupakan rangkaian terakhir dari tiga pertemuan bersama masyarakat terdampak krisis air, setelah sebelumnya digelar di Kecamatan Banjarmasin Barat dan Banjarmasin Tengah.

Dari 36 warga yang memberikan pilihan, sebanyak 24 orang atau 66,7 persen menyetujui air tetap dialirkan untuk kebutuhan MCK. Sementara 12 orang atau 33,3 persen memilih opsi kedua.

Sejumlah wilayah di Banjarmasin Utara yang terdampak krisis air antara lain Kelurahan Pangeran, Alalak Selatan, Alalak Tengah dan sebagian Alalak Utara.

“Kami tentunya menerima dengan baik audiensi ini. Saya berharap komunikasi dengan PT Air Minum Bandarmasih dapat ditindaklanjuti,” ujarnya.

Direktur Operasional PT Air Minum Bandarmasih, Irwan Firmana, mengatakan hasil audiensi tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Wali Kota Banjarmasin sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan langkah penanganan krisis air.

Menurut Irwan, aspirasi masyarakat dari tiga audiensi tersebut menjadi masukan bagi perusahaan dalam menentukan langkah distribusi air kepada pelanggan di wilayah terdampak.

“Harapannya nanti hasil ini kami laporkan kepada Pak Wali Kota Banjarmasin, sehingga menjadi dasar dari keputusan beliau,” katanya.

Kecamatan Banjarmasin Utara berharap PT Air Minum Bandarmasih dapat memaksimalkan distribusi ke wilayah terdampak agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama kondisi air belum kembali normal.

Air yang nantinya dialirkan merupakan air bersih nonkonsumsi dan hanya diperuntukkan bagi MCK, sehingga masyarakat diminta tidak menggunakannya untuk minum maupun memasak.