Kepedulian

Pemerintah Kecamatan Banjarmasin Barat dan PAM Bandarmasih Sepakati Titik PrioritasSuplai Air Bersih Melalui Truk Tangki

Published

on

HABARPAM.COM, BANJARMASIN – Asinnya air sungai di Kota Banjarmasin membuat banyak warga kesulitan. Permintaan suplai air bersih melalui truk tangki kepada PT Air Minum (PAM) Bandarmasih pun meningkat, terutama dari Kecamatan Banjarmasin Barat.

Masyarakat melalui ketua rukun tetangga (RT) masing-masing juga meminta bantuan pemasangan tandon.

Tidak hanya permintaan air bersih secara kolektif, PAM Bandarmasih mendapat banyak permintaan pengisian tandon instansi, perusahaan dan pribadi.

Supervisor Humas PAM Bandarmasih Murjani SE mengungkapkan banyaknya permintaan tak seluruhnya dapat dipenuhi karena keterbatasan armada truk tangki dan tandon. Oleh karena itu, perusahaan air bersih milik Pemerintah Kota Banjarmasin ini terus melakukan koordinasi dengan pemerintahan kecamatan dan kelurahan terdampak air asin untuk menentukan titik suplai dan skala prioritas penempatan tandon.

Ini seperti yang dilakukan di Kecamatan Banjarmasin Barat pada Jumat pagi 2 Oktober 2026. Bertempat di aula kantor camat, PAM Bandarmasih menggelar rapat dengan Camat Amrullah dan tujuh lurah dari Belitung Selatan, Belitung Utara, Pelambuan, Telaga Biru, Teluk Tiram, Kuin Cerucuk dan Kuin Selatan.

Sedangkan perwakilan PAM Bandarmasih, hadir Manager Pelayanan Pemasaran M Arqom, Manager NRW Ferry Adhitya Kurniawan dan Supervisor Keluhan Pelanggan Darlianty.

Murjani memaparkan pertemuan bertujuan memetakan kebutuhan dan lokasi prioritas tandon, menyelaraskan usulan dari RT/kelurahan dengan kemampuan armada dan operasional PAM Bandarmasih, menentukan titik penempatan tandon yang dapat menjangkau masyarakat terdampak secara optimal dan menyepakati mekanisme koordinasi dan pembaruan data kebutuhan tandon.

“Dari hasil rapat disusun sejumlah titik tandon dan skala prioritas per kelurahan. Harapannya penempatan dan distribusi air dapat dilakukan secara lebih terarah sesuai kebutuhan masyarakat dan kemampuan operasional PAM Bandarmasih,” kata Murjani. (*)

Populer

Exit mobile version