Connect with us

Pengumuman

PDAM Bandarmasih Lakukan Isolasi Blok di Daerah Berikut, Ini Alasannya

Published

on

HABARPDAM.COM, BANJARMASIN – Tingkat NRW (Non-Revenue Water) atau Air Tidak Berekening (ATR) masih tinggi, tim NRW PDAM Bandarmasih akan mengadakan isolasi blok.

Air yang tidak berekening ialah volume air terdistribusi yang tidak dapat direkeningkan (diuangkan) atau sering disebut kehilangan air. Kehilangan air bisa dikategorikan menjadi dua penyebab, yakni kebocoran fisik, kebocoran air dari jaringan pipa dan kebocoran air non fisik, disebabkan kesalahan administrasi misalnya seperti ketidakakuratan meter atau kesalahan pengolahan data.

Kerugian ini tak hanya berdampak pada PDAM namun juga pelanggan, bisa terjadi mengecilnya volume air yang mengalir ke rumah hingga tidak cukupnya suplai air baku sehingga aliran air harus dilakukan secara bergillir.

Supervisor Transmisi dan Distribusi (TRD) 2 Abdurrahman menjelaskan akan dilakukan isolasi blok untuk daerah Gatot Subroto, Bina Brata hingga Pramuka jaringan pipa sudah tidak mampu lagi dengan diameter yang ada.

“Kalau dulu pekerjaannya dengan pipa dua inci, sekarang sudah ada penggantian untuk pipa tersier paling kecil pipa tiga inci,” ujarnya saat ditemui oleh habarpam.com, Kamis (25/11//2021).

Penggantian pipa ini juga harus berdasarkan hasil data analisa kesanggupan pipa, pipa hanya akan diganti apabila memang sudah tidak mampu lagi mencukupi kebutuhan pelanggan.

Untuk Banjarmasin Selatan juga kini masih ada pekerjaan yang on-progress, yakni penambahan jarigan pipa primer dan sekunder.

“Di daerah kelayan ujung mantuil sedang dikerjakan, dan akan mengevaluasi jaringan-jaringan lama,” ucapnya.

Pipa primer yang sudah tertanam lama mau kembali diaktifkan, saat ini di daerah simpang empat gerilya. Abdurrahman menjelaskan primer dialirkan bercabang sehingga pompa bia maksimal dengan sistem loop pipa primer terisi semua. Perkiraan pekerjaan ini akan selesai di Januari.

Tim GAM atau Gangguan Air Minum PDAM Bandarmasih akan mengadakan percepatan, sehingga pelanggan secepatnya bisa menikmati air.

“Untuk Banjarmasin Barat dan Utara memang rekan-rekan masih mengkondisikan karena jaringan ke Barat lama, pipa sudah tua dan banyak titik bocornya, kalau kita genjot lagi takutnya terulang lagi kebocoran-kebocorannya,” pungkasnya.(ltf)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *