HABARPAM.COM, BANJARMASIN – Mengantisipasi terjadinya tindakan yang tidak bertanggung jawab terhadap valve distribusi, PAM Bandarmasih bakal membuat pengamanan ekstra disemua valve di Kota Banjarmasin.
Bukan tanpa alasan, hal tersebut dilakukan lantaran adanya perbuatan oknum yang menutup valve distribusi dengan sengaja, dan merugikan PAM Bandarmasih serta pelanggan.
Manager TRD, Helmie Ansyari memaparkan, kalau sebelumnya pihaknya sudah tiga kali mendapati valve distribusi ditutup oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Untuk yang ditutup itu valve diameter 500 mm yang ada didepan komplek Rawasari sebanyak dua kali, dan valve diameter 300 mm yang ada di jalan sungai Gampa sebanyak satu kali,” ungkap Helmie, Kamis (16/4)
“Makanya nanti akan kita pasang pengaman ekstra. Sebenarnya itu sudah kita lepas untuk kepala valvenya, dan hanya bisa diputar dengan kunci khusus, tapi ternyata masih ada oknum yang dapat memutar dengan kunci lain,” lanjutnya.
Menindaklanjuti hal tersebut, kata Helmie, pihaknya juga akan melakukan pengawasan atau patroli lebih rutin untuk titik-titik valve yang ada, dan pihaknya pun akan menindak secara tegas apabila ada kedapatan oknum yang masih melakukan penutupan terhadap valve tersebut.
“Memang sebelumnya kita tidak bisa menindak secara tegas karena kekurangan bukti, dan oknumnya ini beraksi pada malam hari. Tetapi pabila kedepannya kita mendapatkan bukti yang kuat, maka akan kita proses sesuai dengan hukum yang berlaku,” kata Helmie.
“Karena valve ini juga termasuk barang objek vital, yang apabila tidak berfunsi itu dapat merugikan orang banyak,” tambahnya.
Ia menjelaskan, kalau valve ini berfungsi untuk pemerataan atau regulasi distribusi air bersih kepada pelanggan. Sehingga apabila itu ditutup membuat beberapa wilayah akan terdampak tidak mendapat distribusi air bersih.
Selain itu, untuk menutup valve itu sendiri memerlukan analisa serta perhitungan terlebih dahulu, agar tidak membuat pipa pecah karena tekanan air yang tinggi.
“Jadi penutupan valve dengan sembarangan itu dapat merugikan banyak pelanggan karena tidak mendapatkan air bersih, dan merugikan PAM Bandarmasih, karena dapat membahayakan rusaknya jaringan perpipaan yang ada,” jelasnya.
Helmi juga mengimbau, agar seluruh masyarakat agar dapat bersama-sama menjaga semua jaringan perpipaan dengan baik, agar tidak ada kerusakan atau gangguan, sehingga distribusi air bersih bisa berjalan dengan lancar.
“Apabila masyarakat adam melihat atau mendengar perbuatan-perbuatan yang dapat merusak jaringan PAM Bandarmasih, segera laporkan melalui call center atau laporkan kepada pihak yang berwajib,” imbaunya.
“Dengan terjaganya jaringan perpipaan yang ada, maka distribusi pun akan berjalan dengan baik dan lancar kedepannya,” pungkasnya. (apr)