Connect with us

Kepedulian

Fasilitas untuk Bersama, PAM Bandarmasih Ajak Masyarakat Gunakan Kran Air Siap Minum Secara Bijak

Published

on

HABARPAM.COM, BANJARMASIN – Komitmen PT Air Minum (PAM) Bandarmasih dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus diwujudkan melalui berbagai inovasi. Salah satunya dengan penyediaan fasilitas kran air siap minum di sejumlah ruang publik yang dapat dimanfaatkan secara gratis oleh warga Kota Banjarmasin.

Terbaru, PAM Bandarmasih telah memasang fasilitas kran air siap minum di kawasan depan Kantor Wali Kota Banjarmasin. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat memperoleh akses air minum yang aman, praktis, dan ramah lingkungan saat beraktivitas di ruang publik.

Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi, mengatakan bahwa penyediaan kran air siap minum merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menghadirkan pelayanan yang tidak hanya berfokus pada distribusi air bersih ke pelanggan, tetapi juga memberikan manfaat langsung yang dapat dirasakan masyarakat luas.

“Selain meningkatkan pelayanan distribusi, kami juga ingin menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan masyarakat melalui penyediaan air siap minum yang dapat diakses secara gratis,” ujarnya.

Menurutnya, program tersebut juga sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Banjarmasin dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan menekan jumlah sampah yang dihasilkan masyarakat.

Dengan adanya fasilitas tersebut, masyarakat cukup membawa tumbler atau botol minum pribadi untuk mengisi ulang air minum tanpa perlu membeli air kemasan.

“Ini adalah langkah kecil yang memberikan dampak besar bagi lingkungan. Semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan kran air siap minum, maka semakin berkurang pula penggunaan botol plastik sekali pakai,” jelasnya.

Namun demikian, PAM Bandarmasih mengingatkan bahwa fasilitas tersebut merupakan sarana publik yang diperuntukkan khusus untuk kebutuhan minum masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran bersama agar fasilitas tersebut digunakan sesuai peruntukannya dan tidak disalahgunakan.

PAM Bandarmasih masih menemukan adanya potensi penggunaan yang kurang tepat, seperti mencuci tangan, mencuci muka, bahkan mengisi wadah berkapasitas besar seperti galon. Padahal tindakan tersebut dapat mengurangi kenyamanan pengguna lain dan berpotensi menyebabkan pemborosan air.

“Kami berharap masyarakat dapat menggunakan air secukupnya dan sesuai kebutuhan. Kran ini disediakan agar semua orang bisa merasakan manfaatnya, sehingga penggunaannya harus bijak dan tidak berlebihan,” kata Zulbadi.

Ia menegaskan bahwa kran air siap minum bukanlah fasilitas untuk kebutuhan rumah tangga maupun pengisian galon dalam jumlah besar. Fasilitas tersebut disiapkan agar masyarakat yang sedang beraktivitas di area publik dapat dengan mudah memperoleh air minum yang aman dan sehat.

“Kami mengimbau agar kran air siap minum tidak digunakan untuk mencuci tangan atau mencuci muka karena fungsi utamanya adalah untuk konsumsi. Kami juga mengharapkan masyarakat tidak mengisi galon atau wadah dalam jumlah besar agar pengguna lain tetap dapat menikmati fasilitas ini,” tegasnya.

Lebih lanjut, PAM Bandarmasih mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan dan kondisi fasilitas yang telah disediakan. Kesadaran masyarakat dinilai menjadi kunci utama agar program pelayanan publik tersebut dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Fasilitas ini adalah milik bersama. Jika dijaga dan digunakan dengan baik, manfaatnya akan dirasakan oleh lebih banyak orang. Mari kita gunakan seperlunya, jaga kebersihannya, dan hormati hak pengguna lainnya,” pungkasnya.

Dengan semangat kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat, PAM Bandarmasih berharap keberadaan kran air siap minum dapat menjadi budaya baru yang mendukung gaya hidup sehat, hemat, serta peduli lingkungan di Kota Banjarmasin.