HABARPAM.COM, BANJARMASIN – PAM Bandarmasin terus melakukan langkah efisiensi di tengah berbagai tantangan ekonomi. Salah satu upaya yang dijalankan adalah program tera ulang meter air pelanggan yang dilakukan secara berkala setiap tiga tahun.
Direktur Operasional PAM Bandarmasin, Irwan Firmana menjelaskan, bahwa kegiatan tera ulang bertujuan memastikan akurasi pencatatan pemakaian air sekaligus menjaga kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Pada tahun ini, PAM Bandarmasin menargetkan peneraan terhadap sekitar 33 ribu sambungan rumah. Melalui proses tersebut, kondisi meteran diperiksa untuk mengetahui tingkat kelayakannya berdasarkan standar perusahaan.
“Meteran yang memiliki tingkat kepercayaan antara 0 hingga 5 persen masih dinyatakan layak digunakan. Namun apabila hasilnya berada di bawah atau di atas batas tersebut, maka meteran akan kami ganti,” ujar Irwan.
Program tera ulang telah berlangsung sejak Januari 2026. Hingga saat ini, sebanyak 14.098 meteran atau sekitar 43 persen dari total target telah selesai diperiksa. Wilayah Banjarmasin Selatan menjadi fokus utama pelaksanaan program tahun ini.
Menurut Irwan, PAM Bandarmasin menjadi satu-satunya perusahaan air minum di Kalimantan Selatan yang secara rutin melaksanakan program tera ulang meter pelanggan.
Selain meningkatkan akurasi layanan, program ini juga berdampak pada penghematan anggaran perusahaan. PAM Bandarmasin berhasil menghemat sekitar Rp300 juta karena tidak lagi mengganti meteran secara otomatis hanya berdasarkan usia pakai.
Sebelumnya, meteran yang telah berusia lima tahun biasanya langsung diganti dengan unit baru yang harganya mencapai sekitar Rp580 ribu per unit. Kini, penggantian hanya dilakukan setelah melalui pemeriksaan kelayakan.
“Tidak semua meteran yang berusia lima tahun harus diganti. Bahkan ada meteran yang sudah berumur 10 tahun dan masih berfungsi dengan baik. Karena itu, tera ulang menjadi solusi untuk memastikan kelayakan alat sekaligus menghemat biaya operasional,” jelasnya.
Melalui program tersebut, PAM Bandarmasin berharap dapat menjaga keandalan sistem pencatatan konsumsi air pelanggan sekaligus meningkatkan efisiensi pengelolaan perusahaan. (apr)