Connect with us

News

Suka Duka Karir Tukang leding yang Telah Mengabdi 30 Tahun.

Published

on

Gambar : Manager Transmisi dan Distribusi, Ofillie Muda SE, MM.

HABARPDAM.COM. BANJARMASIN – Syukuran sederhana telah digelar pada Senin lalu (15/02/2021) di Aula kantor pusat yang beralamat di Jln. A Yani km 2 dalam rangka perayaan HUT ke-48 PDAM Bandarmasih.

Dalam rangkaian acaranya, selain ada penyerahan bantuan sebesar 50 juta rupiah untuk Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) serta 10 juta untuk Aisyiah Kota Banjarmasin, launching habarpam.com, juga terdapat penghargaan terhadap karyawan dengan masa kerja 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun.

Manager Transmisi dan Distribusi, Ofillie Muda SE, MM., menjadi satu-satunya karyawan yang mendapatkan penghargaan dengan masa kerja 30 tahun keatas. Ia mengaku merasa senang serta bangga.

Ofillie mengawali karirnya sebagai Koordinator Mobil Tangki di tahun 1990. Di tahun tersebut, untuk air masih sangat langka sehingga bekerja bisa hingga larut malam.

“Apalagi saat itu juga saya sambil kuliah, jadi siang bekerja, malamnya kuliah,” imbuhnya

Pria berusia 51 tahun yang sudah memiliki satu cucu ini mulai bekerja di PDAM Bandarmasih pada tahun 1990, sebelumnya ia sempat menempuh pendidikan di Universitas Lambung Mangkurat di Fakultas Ekonomi selama setahun, ketika perusahaan air minum ini membuka pendaftaran maka melamarlah ia dengan berbekal ijazah SMA. Setelah menjadi karyawan PDAM Bandarmasih, ia kembali kuliah di STIENAS Banjarmasin.

Selama perjalanan karirnya di PDAM Bandarmasih, Ofillie mengaku sudah sering menghadapi mutasi, mulai dari administrasi mobil tangki, lalu ke TRD bagian gangguan, Penelitian dan Pengembangan Data, kemudian ke bagian meter air, lalu gudang hingga akhirnya kembali ke TRD sampai sekarang.

Ia juga menyampaikan bahwa sebenarnya memang lebih senang kerja di lapangan, dan kebetulan memang lebih banyak ditempatkan di lapangan. Menurutnya hal itu menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi, karena pekerjaannya dinikmati, dikerjakan dengan jiwa yang senang maka terkadang waktu tidak lagi berasa.

“Tiba-tiba sudah sore, sudah malam, jadi memang saking asyiknya tidak sadar lagi,” ucap pria yang gemar fitness ini.
Terkadang saat turun ke lapangan, bisa tidak pulang tiga hari hingga seminggu, begadang dan pasti kurang istirahat. Namun menurutnya walaupun begitu hati tetap senang, saat pekerjaan selesai dan dilihat hasilnya maka ada kepuasan tersendiri, rasa lelah akibat kurang tidur, dan kurang istirahat akan hilang dengan sendirinya.

“Biasanya terjadi ketika perbaikan pipa-pipa besar primer, terakhir itu kemarin perbaikan di sungai tabuk kebocoran pipa air baku diameter 1200,” jelasnya.

Jika dilihat lagi, menurutnya waktu 30 tahun memang rasanya lama sekali. Namun saat ia jalani dengan keikhlasan hati, ketika pekerjaan terselesaikan maka ada kepuasan tersendiri. Kunci dari “loyalitas” ini yang paling penting adalah memiliki suasana hati yang senang ketika kerja.

“Ada kepuasan batin. Jika ikhlas lillahi ta’ala, ridha, insyaAllah kerja pun enak, beratnya tidak terasa.” Tandasnya. (ltf)