Connect with us

News

PDAM Cepat Tuntaskan Aduan Pelanggannya

Published

on

Gambar : Hj. Farida Ariati, SE, Direktur Umum dan Pemasaran PDAM Bandarmasih

HABARPDAM.COM, BANJARMASIN – Kondisi pandemi tidak menyurutkan semangat PDAM Bandarmasih untuk terus meningkatkan kinerja melayani aduan pelanggan hingga terselesaikan tuntas.

Direktur Umum dan Pemasaran Hj. Farida Ariati, SE menerima piagam penghargaan untuk PDAM Bandarmasih sebagai SKPD dengan respon cepat dan penyelesaian pengaduan berbasis bukti melalui SP4N-Lapor! Tahun 2021, yang diserahkan langsung oleh Walikota Banjarmasin H. Ibnu Sina di ruangan Aula Kayuh Baimbai Pemko Banjarmasin pada hari Senin 24 januari 2022 lalu.

Ia menjelaskan, e-lapor merupakan aplikasi yang dibangun dan disalurkan kepada pemerintah provinsi, kabupaten dan kota seluruh Indonesia termasuk Kota Banjarmasin.

PDAM Bandarmasih masuk dalam lima besar sebagai SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) yang melakukan respon cepat terhadap aduan pelanggan. Pemko (Pemerintah Kota) Banjarmasin menetapkan target penyelesaian dari laporan yang masuk harus dituntaskan dalam kurun waktu lima hari, dan PDAM Bandarmasih mampu menyelesaikan dalam waktu tiga hari saja dengan jumlah sebanyak 16 aduan.

“Prestasi ini merupakan bonus bagi PDAM Bandarmasih dan bukan menjadi target kami, karena kita telah memiliki target sendiri dalam mengatasi aduan pelanggan harus terselesaikan dalam waktu empat jam sejak aduan masuk,” bebernya pada habarpdam, Rabu (26/1/2022).

Hal itu telah menjadi pekerjaan PDAM untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggannya.

Diskominfotik (Dinas Komunikasi Informasi dan Teknologi) mengadakan evaluasi dan reward bagi SKPD setiap tahunnya sehingga sejumlah SKPD dapat termotivasi untuk meningkatkan kinerjanya.

Bahkan, bukan hanya itu saja prestasi yang diraih oleh PDAM Bandarmasih di tengah pandemi ini. Prestasi lainnya di bidang IT (informasi dan Teknologi) yaitu Bhumandala dengan sistem geografi informasi. Dimana setiap database pelanggan sudah mampu menampilkan gambar letak rumah pelanggan dan jalan disekitarnya. Jadi tidak hanya berupa data tertulis saja.

“Harapannya masalah konflik pelanggan kami tetap mampu berkonsentrasi untuk mengatasi setiap aduan yang masuk dan dapat diselesaikan sesuai dengan target kita 4 jam. Serta, membangun sistem informasi pengaduan yang sudah cukup baik menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya. (Nda)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *